Mikrofon Presiden RI, terhenti karena keterbatasan waktu.
Tak hanya mikrofon Presiden Prabowo aja, tapi juga mikrofon Turki, Reccep Tayyib Erdogan terputus saat menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kementerian Luar Negeri (KLN) mengatakan bahwa keterbatasan waktu lah yang menyebabkan mikrofon Presiden Prabowo Subianto terputus di tengah pidato soal Palestina di PBB.
Masalah itu juga dikonfirmasi oleh Direktorat Komunikasi Turki, bahwa terputusnya mikrofon Erdogan tersebut karena telah melewati standar batas waktu maksimal yaitu lima menit pada setiap pemimpin negara.
Presiden Prabowo bergabung dengan puluhan pemimpin dunia dalam forum PBB yang berfokus pada solusi dua negara.
Yang menyeruakan pembentukan negara Palestina merdeka berdampingan dengan Isra*l.
Begitu ia berjanji bahwa Indonesia akan mengirim pasukan penjaga perdamaian, mikrofon Prabowo Subianto terputus di tengah pidato.
Dan membuat spekulasi online apakah itu sabotase, karena insiden serupa juga menimpa pemimpin Turki Recep Tayyip Erdogan.
Kementerian Luar Negeri Indonesia kemudian menjelaskan bahwa mikrofon yang dimatikan adalah sesuai prosedur standar.
“Ada aturan prosedur di mana setiap negara memiliki lima menit untuk menyampaikan pertanyaan. Jika melebihi lima menit, mikrofon pembicara akan dimatikan.” ucap direktur KLN.
“Itulah mengapa suaranya tidak terdengar dalam siaran langsung karena pidato Bapak Prabowo melebihi waktu yang dialokasikan.”
“Meskipun mikrofon dimatikan, para peserta di ruang sidang Majelis Umum masih dapat mendengar dengan jelas Pidato Presiden Prabowo,” tambahnya.
Pidato Prabowo terutama berfokus pada kemerdekaan Palestina.
Ia mengulang rencananya untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Isra*l.
Namun hanya jika Isra*l mengakui kedaulatan Palestina.

