PBB Antonio: Kedaulatan bagi Palestina adalah hak, bukan hadiah.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan “Kedaulatan bagi Palestina adalah hak, bukan hadiah,” ucap dia.
Lanjut, ia juga menegaskan bahwa dukungannya terhadap solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Isra*l dan Gaza.
Hal itu disampaikan Markas Besar PBB di New York.
Antonio Guterres itu untuk mengecam keras pemukiman ilegal Isra*l hal yang “tidak dapat ditoleransi secara moral, hukum, dan politik.”
“Jangan ada ilusi: Konflik Isra*l-Palestina telah tak terselesaikan selama bergenerasi,” kata Guterres.
Guterres juga berterimakasih kepada Prancis dan Arab Saudi atas penyelenggaraan foruf tersebut.
Namun mengekspresikan “kekecewaan’ atas penolakan AS terhadap pejabat Palestina untuk “berpartisipasi secara penuh” dalam Sidang Umum PBB dan pertemuan terkait pekan ini, merujuk pada penolakan visa baginya.
Menyayangkan memburuknya situasi yang “tidak dapat ditoleransi’ di Jalur Gaxa, Guterres mengatakan: ” Hukum internasional telah dilanggar Puluhan tahun diplokasi telah gagal.”
Menyadari kebutuhan akan solusi dua negara, kepala PBB menyambut pengakuan negara-negara anggota PBB terhadap negara Palestina.
Guterres konferesi untuk “pemicu, mendorong kemajuan yang tidak dapat dibalikkan menuju penghentian pendudukan ilegal, dan mewujudkan aspirasi bersama kita untuk solusi dua negara yang layak.”
Baca juga: Mikrofon Presiden RI, Terhenti Karena Keterbatasan Waktu

