Oknum guru terlilit pinjol sampai jual laptop milik murid di Jakarta
Seorang oknum guru pengganti berinisial SRA yang baru saja mengajar sekitar dua mingguan di salah satu SMA di Jakarta diduga menjual laptop milik murid setelah meminjamnya dengan alasan kebutuhan mendesak.
Awalnya, murid meminjamkan laptop tersebut karena percaya kepada pelaku yang dikenal ramah selama mengajar.
Tetapi beberapa jam setelah laptop dibawa, keluarga mulai curiga lantaran SRA sulit dihubungi dan tidak membalas telepon maupun pesan singkat.
“8 Mei 26, pukul 19.00 adek saya izin pakai laptop saya untuk kerja kelompok,” tulis kakak korban di postingannya.
Keluarga korban kemudian menelusuri identitas pelaku melalui media sosial dan aplikasi pelacak nomor.
Dari sana lah, muncul dugaan bahwa pelaku memiliki utang dan terjerat pinjaman online (pinjol).
Setelah terus didesak, SRA akhirnya mengaku bahwa laptop milik korban telah digadaikan seharga Rp3,2 juta disebuah tempat gadai di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Keluarga korban pun terpaksa menebus sendiri laptop tersebut menggunakan uang pribadi karena perangkat itu dipakai untuk kebutuhan skripsi.
Dugaan sementara, modus dilakukan dengan mendekati murid sebagai “guru pengganti yang ramah,” lalu meminjam barang dengan alasan mendesak sebelum akhirnya digadaikan.
Kasus inilah yang jadi ramai di media sosial dan bikin geram warganet.

