Posting Survei Pilpres Lalu dihapus, Humas Polri: Ada Aktivitas Ilegal
Akun Twitter Divisi Humas Polri sempat mem-posting tautan terkait survei Pilpres 2019. Cuitan tersebut sudah dihapus.
Dalam cuitan yang disampaikan akun resmi Divisi Humas Polri, @DivHumasPolri, dikatakan bahwa cuitan yang sudah dihapus bukan keterangan resmi dari Polri. Divisi Humas Polri menyebut akunnya baru saja diretas.
“(KLARIFIKASI) Selamat pagi, Mitra Humas. Kami akan melakukan klarifikasi tweet kami beberapa menit lalu. Bisa dipastikan bahwa tweet tsb adalah BUKAN TWEET RESMI DARI KAMI. . Setelah kami melakukan pengecekan mendalam, terdapat aktivitas ilegal yg dilakukan pada akun resmi kami,” tulis akun @DivHumasPolri.
Akun resmi Divisi Humas Polri memang kerap mem-posting kegiatan kepolisian. Polri mengimbau masyarakat supaya tak mudah percaya terkait cuitan yang baru saja dihapus.
“Diimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan posting-an yang tidak resmi selain dari kami. Terima kasih, Mitra Humas. Selamat berakhir pekan,” cuitnya.
detikcom sudah menghubungi Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal untuk dimintai keterangan. Namun Iqbal belum bisa memberikan keterangan karena tengah mendampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : Saat Disinggung soal Capres-Cawapres 2019, Ini Jawaban Anies
Sumber berita Posting Survei Pilpres Lalu dihapus, Humas Polri: Ada Aktivitas Ilegal : detik.com
Ruben tak terima dituduh idap HIV dan terlilit pinjol Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan mengenai…
USU tindak Mahasiswa FEB yang terlibat pelecehan 66 orang Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan mahasiswa…
Kasus siswi Bali, pemerintah minta sekolah wajib pasang CCTV Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak…
Fakta di balik terkait nama Nabila Gardena dalam kasus timah Nama selebgram sekaligus entrepreneur Nabila…
Usulan Fahri Hamzah bentuk peradilan etika untuk pejabat korup Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fahri…
Kasus dugaan penipuan, Vicky Prasetyo segera jalani pemeriksa Kasus dugaan penipuan yang melibatkan nama Vicky…
This website uses cookies.