Prabowo umumkan angka kemiskinan RI telah turun yaitu 8,47%
Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia yang ke-8, ia mengumumkan bahwa angka kemiskinan di negara Indonesia telah mencapai titik terendah sepanjang sejarah Republik Indonesia, yaitu sebesar 8,47%.
Pencapaian yang luar biasa ini, yang disebutnya berdasarkan catatan para pakar, disampaikan dalam Pengantar Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Oktober 2025.
Tak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPA) juga berhasil diturunkan menjadi 4,76%, yang merupakan angka terendah sejak krisis 1998.
Prabowo menyatakan rasa syukur atas hasil kerja keras kabinet di tengah ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global, di mata terdapat 110 konflik bersenjata di seluruh dunia.
Kinerja ekonomi makro yang mendukung capaian ini, pertumbuhan ekonomi yang tetap tinggi di sekitar 5% dan inflasi yang di kendalikan di sekitar 2%.
Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan berhasil menembus 8.000, mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah RI.
Peningkatan kesejahtraan juga ditopang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 36,7 juta penerima setiap hari.
Dengan Rockefeller Institute menyebutnya sebagai program dengan rollout terbesar dan tercepat di antara 112 negara sejenis.
Di sektor pangan, Indonesia mencapai swasembada beras dalam satu tahun, lebih cepat dari target 4 tahun, dengan produksi nasional mencapai 31,38 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Nilai Tukar Petani melonjak ke angka 123, juga yang tertinggi sepanjang sejarah NKRI.
Dalam hal penegakan hukum, pemerintah berhasil menyelamatkan lebih dari Rp1.000 triliun kerugian negara, dan mengalihkan Rp306 triliun anggaran yang rawan korupsi untuk program pro-rakyat.

