Presiden AS ungkap opsi baru bisa kuasai minyak milik Iran ditengah tegangnya kawasan Timur Tengah
Presiden AS, Donald Trump, menjelaskan opsi baru dalam kebijakan luar negeri negaranya dengan menyebut kemungkinan menguasai sumber daya minyak milik Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, ia menyebut bahwa “mengambil alih minyak Iran” menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah AS.
Rencana tersebut dikaitkan dengan kepentingan strategis As, khususnya dalam mengamankan pasokan energi sekaligus menekan pengaruh Iran di kawasan yang selama ini menjadi pusat dinamika geopolitik global.
Secara geografis, langkah ini berpotensi menyasar fasilitas penting Iran, termasuk Pulau Kharg yang dikenal sebagai pusat ekspor utama minyak negara tersebut.
Donald Trump juga membandingkan pendekatan ini dengan kebijakan AS sebelumnya terhadap Venezuela, di mana Washington berupaya mengendalikan sektor energi melalui tekanan politik dan ekonomi terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Seiring dengan wacana tersebut, AS dilaporkan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Teluk Persia, termasuk pengerahan tambahan pasukan untuk memperkuat posisi strategisnya.
Sampai saat ini pernyataan tersebut masih pada tahap opsi dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah AS
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.