Ramai Puluhan Balita di Daycare Yogyakarta Diduga Disiksa Sampai Diikat di Little Aresha

Ramai Puluhan Balita di Daycare Yogyakarta Diduga Disiksa Sampai Diikat di Little Aresha

Ramai Puluhan Balita di Daycare Yogyakarta Diduga Disiksa Sampai Diikat di Little Aresha

Kasus kekerasan terhadap anak kecil di sebuah daycare di Yogyakarta membuat ramai di publik.

Tempat penitipan anak yang bernama Little Aresha sekarang menjadi kasus setelah polisi mengungkap adanya yang mengindikasikan adanya perlakuan tidak layak kepada puluhan balita.

Kejadian ini ramai setelah adanya laporan dari orang tua serta temuan aparat kepolisian di lokasi.

Polisi menemukan rekaman video yang memperlihatkan sejumlah anak berada dalam kondisi terikat.

Diduga, pengasuh mengikat tangan dan kaki balita ketika mereka menangis atau sulit ditenangkan.

Dalam beberapa kasus, anak juga disebut hanya menggunakan popok tanpa pakaian saat berada di dalam daycare.

Orang tua korban mengaku terpukul setelah melihat langsung dokumentasi kondisi anak mereka.

Pihak kepolisian menyebut sejumlah korban dalam kasus ini mencapai sekitar 53 anak. Mayoritas merupakan balita yang rutin dititipkan di daycare tersebut.

Sejumlah anak dilaporkan mengalami luka fisik seperti lebam dan cakaran, serta indikasi trauma psikologis.

Jumlah korban masih bisa bertambah seiring proses penyelidikan dan pendataan dan terus berjalan.

Pemerintah daerah mengungkap bahwa daycare Little Aresha itu diduga belum memiliki izin operasional resmi.

Padahal, tempat tersebut menerima anak dengan rentang usia mulai dari 2 bulan hingga 8 tahun.

Pasca penggerebekan, polisi langsung menutup lokasi dan memasang garis pembatas. Selain itu, pendampingan psikologis mulai disiapkan bagi anak-anak yang terdampak.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Panggil Kapolri Listyo Sigit di Kediaman Hambalang, Bogor