RS Jabar Wajib Rawat Korban Begal, Dedi Mulyadi Angkat Bicara

RS Jabar Wajib Rawat Korban Begal, Dedi Mulyadi Angkat Bicara

RS Jabar wajib rawat korban begal, Dedi Mulyadi angkat bicara

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat harus memberikan pelayanan kepada korban begal, kekerasan, maupun penganiayaan.

Ia meminta agar pasien korban tindak kriminal tidak ditolak, baik di rumah sakit milik pemerintah maupun fasilitas kesehatan swasta.

Dedi memastikan seluruh biaya pengobatan korban kejahatan tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kebijakan ini disampaikan setelah dirinya menerima laporan dari Babas, warga Majalengka, yang anaknya mengalami luka akibat pembacokan saat berusaha menghentikan aksi pencurian sepeda motor.

Menurutnya, keluarga korban sebelumnya sempat mengalami kesulitan karena harus menghadapi persoalan biaya perawatan rumah sakit.

Tagihan pengobatan yang belum terbayarkan disebut mencapai sekitar Rp11 juta.

“Dan saya sudah tegaskan kembali kepada Dinas Kesehatan, seluruh rumah sakit negeri maupun swasta di Provinsi Jawa Barat, apabila ada korban pembegalan, korban kekerasan, korban penganiayaan, tetap diberikan pelayanan. Biaya yang muncul akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Dedi, Sabtu 8 Agustus 2026.

Dedi menjelaskan, peristiwa yang dialami anak Babas terjadi saat korban sedang keluar mencari makanan sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat perjalanan, korban melihat seseorang yang awalnya dikira sebagai temannya, tetapi ternyata sedang melakukan aksi pencurian sepeda motor.

“Anaknya saat subuh-subuh jam 04.00 cari makan, kemudian lihat orang disangka temennya disamperin ternyata lagi maling motor,” ungkap Dedi.

Ketika mengetahui aksi tersebut, korban mencoba meminta pertolongan dengan berteriak.

Pelaku kemudian meninggalkan sepeda motor yang hendak dicuri, tetapi justru menyerang korban menggunakan senjata tajam.

“Anak bapak teriak maling, akibat anak bapak teriak maling, motornya dilepasin. Tapi anak bapak dibacok. Setelah dibacok anak bapak lari pakai motor dikejar oleh teman-temannya,” kata Dedi.

Baca juga: Sherly Tjoanda tulis pesan rindu, di hari ulang tahun Benny Laos