Spanduk Capres-Cawapres Jokowi-Gatot Nurmantyo Aparat Kodim Turunkan
Personel Kodim 1304 Gorontalo menurunkan spanduk bertuliskan calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres-cawapres) Joko Widodo-Gatot Nurmantyo, yang dipasang warga Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Pada spanduk tersebut bertuliskan Tim Pokja Pemenangan Inisitif Pribadi untuk mendukung Joko Widodo sebagai calon Presiden dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Wakil Presiden 2019-2024.
“Hingga saat ini Panglima TNI tidak ada pernyataan resmi untuk mencalonkan, dan jabatan beliau masih Panglima TNI dan pernah menyatakan bahwa selama menjabat, Jenderal Gatot tidak akan mengkhianati bangsa dan negara ini,” tegas Dandim seperti dilansir Antara, Senin (14/8).
Ia mengimbau kepada warga yang kagum dengan sosok Panglima TNI agar tidak memasang spanduk seperti itu.
“Saat ini saya perintahkan spanduk itu untuk dicopot, jangan sampai ada isu-isu lain dengan adanya pemasangan spanduk itu,” ujarnya.
Dandim juga menegaskan bahwa saat ini dari satuan TNI di wilayah Kodim 1304 Gorontalo akan mencopot semua spanduk serupa karena Jenderal Gatot saat ini masih menjabat sebagai Panglima TNI.
“Tentunya kita akan menelusuri siapa yang memasang ini dan meminta keterangan dari warga yang memasang,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa menurut informasi yang diperoleh melalui media sosial, spanduk serupa juga ada di daerah Sulawesi Utara.
Sumber Berita Spanduk Capres-Cawapres Jokowi-Gatot Nurmantyo Aparat Kodim Turunkan : Kumparan.com
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.