Staf Khusus Wapres, Tina Talisa berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo
Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, Rabu 25 Maret 2026.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Stafsus Wapres lainnya, Suwardi.
Tina menjelaskan bahwa kunjunga itu merupakan bagian dari silaturahmi Idul Fitri sekaligus upaya mempererat hubungan kebangsaan.
Ia menyebut suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, serta dimanfaatkan untuk saling menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.
Tina juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan pesan penting soal kondisi bangsa, khususnya pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah dinamika nasional.
“Pesan beliau, kita sama-sama terus jaga persatuan, kerukunan, dan mudah-mudahan kita semua selalu dalam keadaan sehat lahir batin,” katanya.
Tak hanya itu saja, mereka juga turut membahas perkembangan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tina menuturkan bahwa dirinya terakhir mengunjungi IKN pada 21 Januari 2026 dalam rangka menindaklanjuti arahan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, soal rencana kehadiran bergilir jajaran Sekretariat Wapres di kawasan tersebut.
Ia juga menambahkan, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru, sekaligus menegaskan bahwa dukungan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan program strategis tersbeut.
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.