Nasional

Tak hanya Memulung, Koperasi Ini ubah Sampah jadi Penghasilan

Tak hanya memulung, Koperasi ini ubah sampah jadi penghasilan

Sampah botol plastik bisa menjadi sumber penghasilan ketika dikelola melalui sistem yang tepat. Bukan sekadar dikumpulkan, material bekas tersebut perlu dipilah dan disalurkan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku industri daur ulang.

Praktik ini terlihat di Koperasi Pemulung Berdaya yang beroperasi di Serpong, Tangerang Selatan. Fasilitas tersebut berperan dalam menghimpun botol plastik jenis polyethylene terephthalate (PET) dari berbagai wilayah Jabodetabek sebelum memasukkannya ke dalam rantai pengolahan daur ulang.

Kapasitas pengumpulan di koperasi ini mencapai 6 ton botol PET per hari. Kegiatan tersebut turut mendukung kehidupan ekonomi 59 anggota koperasi serta berkaitan dengan mata pencaharian sekitar 4.000 pemulung.

Koperasi Pemulung Berdaya merupakan inisiatif AQUA yang dimulai pada 2010. Lembaga ini kemudian resmi berbadan hukum sebagai koperasi pada 2013, sehingga memiliki struktur organisasi yang mendukung kegiatan pengelolaan material bekas secara lebih terarah.

Di balik proses daur ulang, terdapat peran pekerja informal yang mengumpulkan material dari berbagai sumber.

Kehadiran mereka membantu menjaga ketersediaan bahan baku, tetapi akses terhadap pasar dan perlindungan kerja masih menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Melalui koperasi, pemulung memperoleh jalur yang lebih terorganisasi untuk menyalurkan hasil pengumpulan botol plastik.

Dukungan juga mencakup pengembangan kemampuan berusaha, peningkatan tata kelola organisasi, serta penerapan praktik keselamatan kerja.

Upaya memperluas perlindungan kesehatan, termasuk melalui BPJS, turut menjadi bagian dari perhatian terhadap kesejahteraan anggota.

Pendekatan ini menempatkan pemulung bukan hanya sebagai pengumpul sampah, melainkan bagian penting dari ekosistem ekonomi sirkular.

Public Affairs & Sustainability Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menegaskan bahwa perubahan menuju pengelolaan sampah yang lebih baik perlu mempertimbangkan keberlangsungan hidup pekerja informal.

Baca juga: Richard Lee resmi ditangguhkan penahanannya, Doktif kecewa

Menurutnya, transisi yang adil harus memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh kondisi kerja yang lebih baik, perlindungan memadai, akses infrastruktur, serta peluang ekonomi yang lebih kuat.

Kolaborasi antara industri, pemerintah, koperasi, dan sektor informal dinilai dapat memperkuat rantai nilai daur ulang.

Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup, Agus Rusly, membahas pentingnya kesiapan infrastruktur, kapasitas pelaku usaha, dan dukungan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian ialah penyempurnaan Peraturan Menteri LHK Nomor P.75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.

Penguatan tanggung jawab produsen diharapkan dapat mendorong sistem pengurangan sampah yang lebih terintegrasi, termasuk melalui kemitraan dengan sektor informal.

Koperasi Pemulung Berdaya juga menjadi lokasi kunjungan delegasi dari 13 negara pada 15 Oktober 2026.

Agenda tersebut merupakan bagian dari Jakarta Informal Consultation Meeting – Intergovernmental Negotiating Committee on Plastic Pollution, yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia dan Norwegia pada 13–14 Oktober 2026.

Para delegasi mempelajari bagaimana pengumpulan botol plastik, penguatan koperasi, dan keterlibatan pemulung dapat saling mendukung dalam sistem daur ulang.

Penguin

Recent Posts

Richard Lee Resmi Ditangguhkan Penahanannya, Doktif Kecewa

Richard Lee resmi ditangguhkan penahanannya, Doktif kecewa Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang mengabulkan…

2 jam ago

Nasib Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab, Konflik Saudi Ramai

Nasib Timnas Indonesia akhirnya terjawab, konflik Saudi ramai Piala Asia 2027 menjadi salah satu agenda…

11 jam ago

Soal Psikologis Ruben Onsu yang Tertekan, Ini Kata Minola

Soal psikologis RUben Onsu yang tertekan, ini kata Minola Masalah yang melibatkan Ruben Onsu dan…

12 jam ago

Pelaku Pencambukan di KPPG Bogor Diungkap Polisi, Siapa Dia?

Pelaku pencambukan di KPPG Bogor diungkap Polisi, siapa dia? Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di…

13 jam ago

Atasi Karhutla dengan Bantuan Asing, Indonesia Dinilai Positif

Atasi Karhutla dengan bantuan asing, Indonesia dinilai positif Keterlibatan negara lain dalam penanganan kebakaran hutan…

1 hari ago

Adik Eks Kepala BNPB alirkan Dana Bencana Rp148 M ke Saham

Adik eks Kepala BNPB alirkan dana bencana Rp148 M ke saham Kasus dugaan korupsi pengadaan…

1 hari ago

This website uses cookies.