Telkom Catatkan Pendapatan Rp37,2 Triliun pada Kuartal I 2026

Telkom Catatkan Pendapatan Rp37,2 Triliun pada Kuartal I 2026

Telkom catatkan pendapatan Rp37,2 triliun pada kuartal I 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun pada kuartal I 2026.

Angka tersebut tumbuh 1,5 persen secara tahunan di tengah tekanan makroekonomi dan proses transformasi bisnis perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, EBITDA Telkom mencapai Rp18 triliun dengan margin EBITDA 48,3 persen.

Sementara itu, laba bersih tercatat Rp4,3 triliun margin 11,7 persen.

Ada juga laba bersih yang dinominalkan mencapai Rp5,1 triliun.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan capaian kuartal pertama menjadi modal awal perusahaan untuk mempercepat strategi transformasi TLKM 30.

“Tahun ini, Telkom akan semakin gencar dalam mengakselerasi eksekusi strategi TLKM 30 demi menciptakan value yang optimal dan memastikan keberlangsungan perusahaan yang semakin solit ke depannya,” kata Dian.

Kontributor utama pendapatan Telkom masih berasal dari segman B2C melalui Telkomsel.

Anak usaha tersebut membukukan pendapatan Rp27,6 triliun atau tumbuh 1,3 persen secara tahunan, didorong bisnis digital dan konsumsi data.

Telkomsel mencatat payload data naik 2,3 persen, sementara avarage revenue per user (ARPU) meningkat 6,4 persen menjadi Rp45.100.

Di segmen B2B Infrastructure, pendapatan Telkom mencapai Rp2,4 triliun atau tumbuh 6,8 persen.

Pertumbuhan ini ditopang ekspansi bisnis Fiber-to-the-Tower (FTTT).

Sementara itu, Mitratel membukakan pendapatan Rp2,3 triliun dengan EBITDA margin 82,7 persen.

Sepanjang kuartal I 2026, Mitratel menambah jaringan fiber optik sepanjang 1.080 kilometer sehingga total kepemilikan fiber mencapai 58.279 kilometer.

Baca juga: Kabar kehilangan, penyumbangan 29 emas Indonesia tutup usia