Politik

5 Rumah Sekretaris Komura Digeledah Pihak Bareskrim

5 Rumah Sekretaris Komura Digeledah Pihak Bareskrim, Dwi diketahui menjabat sebagai Sekretaris Komura (Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Samudra Sejahtera).

Penyidik Bareskrim Polri menggeledah lima rumah mewah tersangka pungli Pelabuhan Palaran Samarinda, Dwi Harianto.

Ditemukan bukti dokumen berisi catatan diduga sejumlah pihak penerima aliran dana pungutan liar (Pungli) tersebut.

Demikian disampaikan Direktur II Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya melalui pesan singkat, Selasa (4/4/2017).

“Penyidik telah menetapkan tersangka atas nama Dwi Harianto selaku sekretaria Komura dan melakukan penggeledahan di 5 rumah Dwi yang berada di Samarinda,” kata Agung.

“Dari hasil penggeledahan, penyidik sedang mendalami pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk pihak yang menerima aliran dana dari tersangka,” sambungnya.

Diberitakan, tim gabungan Polri melakukan operasi tangkap tangan (OTT) praktik pungli atau pemerasan bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur pada 17 Maret 2017.

Saat itu, petugas menemukan uang sebanyak Rp 6,1 miliar dalam empat kardus di dalam kantor Komura.

Diduga uang miliaran rupiah itu adalah bagian pungli atau pemerasan yang dilakukan oknum koperasi terhadap pengusaha pengguna jasa bongkar muat di pelabuhan.

Dari pengembangan kasus, pihak Bareskrim Polri memblokir deposito bernilai Rp 326 miliar milik Komura di beberapa bank.

Sejauh ini, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan pemerasan terhadap para pengusaha pengguna jasa bongkar muat, di antaranya pungutan uang parkir kontainer yang mengantre.

Deposito tersebut menjadi bagian penyidikan Bareskrim karena diduga bagian hasil tindak pidana pencucian uang.

Ketiga tersangka yakni Heri Susanto Gun atau Abun alias HS selaku ketua ormas Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB).

Kemudian, Nur Arsiansyah alias NA selaku sekretaris PDIB dan Dwi Harianto selaku sekretaris Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura).

NA berperan sebagai membuat dan menentukan besaran tarif retribusi, serta DH selaku sekretaris menjadi tenaga administrasi untuk pencatatan masuk dan keluarnya uang hasil pungutan.

HS alias Abun selaku ketua ormas dan pemilik lahan parkir berperan mengkoordinir pungutan ke pengguna jasa.

DH juga diduga banyak mengetahui siapa saja yang menikmati pungutan-pungutan tersebut.

 

Sumber Berita 5 Rumah Sekretaris Komura Digeledah Pihak Bareskrim : Tribunnews.com

Mister

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

18 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

18 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

2 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.