Presiden Meksiko, pelecehan seksual dijadikan tindakan pidana di seluruh dunia
Claudia Sheinbaum, Presiden Meksiko, Rabu 5 November, mengatakan agar pelecehan seksual dijadikan tindak pidana di seluruh negeri.
Ia menjadi korban pelecehan di jalanan ketika berjumpa dengan masyarakat. Hal ini seakan bahaya yang dihadapi perempuan di Meksiko.
Claudia Sheinbaum berusia 63 tahun, diserang saat menyapa pendukungnya di dekat Istana Kepresidenan di Kota Mesiko pada Selasa saat ia berjalan menuju acara publik.
Seorang pria mabuk mendekatinya, melingkarkan lengan di bahunya.
Dan dengan tangan lainnya menyentuh pinggul dan dadanya, sambil mencoba mencium lehernya.
Seorang anggota tim keamanan Presiden menariknya menjauh.
Presiden perempuan itu awalnya tampak bingung dengan kejadian tersebut, yang terekam di kamera, bahkan setuju untuk berfoto dengan pria tersebut.
“Orang ini mendekat, dalam keadaan mabuk, baru setelah melihat video-video tersebut kemudian saya menyadari apa yang sebenarnya terjadi,” kata Shainbaum.
Selanjutnya, pria tersebut langsung di tangkap, dan kantor presiden mengonfirmasi kepada Agnece France-France bahwa individu tersebut didakwa dengan “pelecehan,” kategori kejahatan yang dilakukan di ibu kota dan sekitar 20 negara bagian Meksiko.
Kode pelecehan melarang perilaku, cabul, meraba-raba, dan perilaku tidak hormat yang merendahkan martabat dan menyebabkan penderitaan emosional.
Kejadian ini membuat catatan buruk Meksiko dalam hal keamanan perempuan.
Dengan pelecehan seksual yang umum terjadi dan kelompok hak asasi manusia memperingatkan tentang krisis pembunuhan perempuan.
Baca juga: Wanita asal Palestina ini suarakan Gaza sampai seluruh dunia

