Mantan Gub Jabar Danny Setiwan wafat, ini rekam jejaknya
Kabar duka datang dari Jawa Barat setelah mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meninggal dunia pada Sabtu, 19 September 2026. Danny mengembuskan napas terakhir di usia 81 tahun.
Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui media sosial pribadinya.
Dedi menyampaikan belasungkawa sekaligus mendoakan agar seluruh amal dan kebaikan almarhum mendapat balasan terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Dedi juga mengenang Danny sebagai sosok yang memiliki perjalanan panjang dalam pemerintahan Jawa Barat.
Pengabdiannya tidak hanya tercatat ketika memimpin sebagai gubernur, tetapi juga saat menjalankan berbagai tugas birokrasi sebelum menduduki jabatan tersebut.
Danny Setiawan lahir di Purwakarta pada 28 Agustus 1945. Ia menikah dengan Hj. Rinania Sastrawiguna dan dikaruniai empat anak.
Keluarganya pernah tinggal di Gedung Negara Pakuan ketika Danny menjalankan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat.
Pada Februari 2025, keluarga Danny sempat kembali mendatangi Pakuan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali masa ketika keluarga mereka tinggal di tempat tersebut selama Danny memimpin Jawa Barat.
Sebelum memasuki dunia pemerintahan, Danny menempuh pendidikan di sejumlah daerah.
Ia pernah bersekolah di Cirebon, Bogor, dan Purwakarta sebelum melanjutkan pendidikan pemerintahan di APDN Bandung serta IIP Malang.
Baca juga: Viral Kades Pasuruan berduaan sama istri orang, netizen heboh
Pendidikan akademiknya berlanjut hingga meraih Magister Kebijakan Publik dari Universitas Padjadjaran.
Danny juga mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan, termasuk program Lemhannas serta sejumlah kursus pemerintahan di dalam dan luar negeri.
Karier Danny dimulai dari posisi Camat Cimarga pada 1968, dari sana, ia secara bertahap mengisi berbagai jabatan pemerintahan hingga dipercaya menjadi Sekretaris Daerah Jawa Barat pada 1998.
Lima tahun kemudian, Danny memasuki babak baru dalam kariernya. Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008 dengan Nu’man Abdul Hakim sebagai wakilnya.
Sepanjang masa pengabdian, Danny menerima sejumlah penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya dan Satyalancana Wira Karya.
Perjalanan panjang dari birokrat hingga gubernur membuat nama Danny Setiawan menjadi bagian dari catatan sejarah pemerintahan Jawa Barat.

