Belum Final, Timnas Garuda Disindir Media Thailand soal Skor 9-2

Belum Final, Timnas Garuda Disindir Media Thailand soal Skor 9-2

Belum final, Timnas Garuda disindir media Thailand soal skor 9-2

Kemenangan besar Timnas Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 masih menjadi perhatian menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026.

Kali ini, sorotan datang dari media Thailand, The Thaiger, yang mengulas pertandingan penuh drama tersebut.

Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026), memang meninggalkan sejumlah momen menarik.

Bukan hanya karena sembilan gol yang berhasil dicetak Indonesia, tetapi juga karena kejadian pada masa injury time.

Indonesia membutuhkan kemenangan dengan margin besar untuk bersaing dengan Malaysia dalam perebutan tiket final.

Situasi semakin menegangkan karena pertandingan Malaysia melawan Singapura digelar pada waktu yang sama.

Drama kemudian muncul ketika waktu tambahan pertandingan Indonesia awalnya terlihat hanya dua menit.

Baca juga: Bung Towel ogah wasit Korsel pimpin Final Garuda vs Thailand

Angka tersebut kemudian berubah menjadi tujuh menit, memberikan kesempatan lebih panjang bagi Garuda untuk menambah gol.

Peluang tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik. Kevin Diks mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+6, sebelum Mitchell Baker mencetak gol penutup pada menit ke-90+7.

Tambahan dua gol itu sangat menentukan posisi Indonesia. Garuda akhirnya mampu melewati Malaysia dalam produktivitas gol dan memastikan diri menjadi juara Grup A sekaligus melaju ke final.

Perubahan waktu tambahan tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan The Thaiger. Media Thailand itu menyebut situasi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan pendukung sepak bola ASEAN.

Meski demikian, kontroversi tersebut belum menjadi bukti adanya pelanggaran. Tidak terdapat keputusan resmi FIFA yang menyatakan pertandingan Indonesia kontra Bangladesh mengalami manipulasi atau pengaturan skor.

Di tengah sorotan tersebut, Mitchell Baker justru menjadi bintang utama. Penyerang berusia 19 tahun itu memborong lima gol, dengan empat di antaranya tercipta pada babak pertama.

Baker bahkan menjadi penentu pada penghujung laga melalui gol kelimanya. Performa tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam perjalanan Indonesia menuju final.

Kini, Indonesia harus menghadapi Thailand di partai puncak. Thailand sendiri sudah lebih dahulu mengamankan tiket final setelah tampil kuat di Grup B.