Anggota DPR Rieke Diah Kritik Purbaya, soal Kebijakan Pajak Ponpes

Anggota DPR Rieke Diah Kritik Purbaya, soal Kebijakan Pajak Ponpes

Anggota DPR Rieke Diah kritik Purbaya, soal kebijakan pajak Ponpes

Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi VI DPR, ia mengkritik seorang Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa soal pajak pondok pesantren milik abangnya.

Rieke Diah Pataloka menceritakan di akun Instagram pribadinya,menceritakan jika dirinya berada di Pesantren Al-Fath Jalen Kawasan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi yang merupakan pesantren milik abangnya, Kyai Yasin yang di ketahui belum lama meninggal dunia.

“Ini pesantren abangku, Kiai Yasin. Belum itu tanah kering ya, tiba-tiba ada orang datang dari Badan Pendapatan Daerah nagih pajak. Kang Purbaya! Tolong Kang Purbaya!” kata Sieke Diah Pataloka.

Selanjutnya, Rieke menegaskan dasar hukum yang seharusnya membebaskan pesantren tersebut dari PBB-P2.

“Yayasan abang gue tuh nggak cari untung. Berani-beraninya nagih ya. Kita selesaikan secara adat hukum maksudnya,” tegas Rieke.

Kemudian, Naili, pengurung pesantren sekaligus seorang istri almarhum Kiai Yasin, menceritakan kronologi tagihan yang mengejutkan itu.

Ia menyebut bahwa sekitar tahun 2010-an, saat mengurus sertifikat wakaf, pihak Kantor Urusan Agama (KUA) sempat menenangkan bahwa pesantren dibebaskan dari PBB.

Namun, pada tahun 2024 pondok pesantren datang surat tagihan pajak, dan puncaknya di 2025.

Ia merasa tertekan mengingat ada seribu delapan belas santri yang bersekolah di sana.

Baca juga: Rocky Gerung: Prabowo pasti ogah gandeng Gibran di Pilpres 2029