Bantahan Polri atas Dugaan Diskriminasi dalam Seleksi Calon Taruna Akpol
Polri menyampaikan tak pernah ada diskriminasi dalam seleksi calon taruna Akpol. Karena itu tim dari Mabes Polri turun ke Polda Jawa Barat menyelidiki kisruh seleksi calon taruna Akpol terkait isu putra daerah dan non putra daerah.
“Saat ini tim evaluasi dari panitia pusat bersama Tim Propam Mabes Polri sedang melakukan verifikasi ke Polda Jabar. Untuk mengkaji ada tidaknya penyimpangan dari ketentuan penyelenggaraan yang sudah ditetapkan dalam pelaksanaan seleksi,” kata As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi, Kamis (29/6).
Menurut Arief, Polri tidak pernah menerapkan kebijakan putra daerah dan non putra daerah , apalagi untuk Akpol.
“Yang selama ini diterapkan adalah local boy for local job atau local police, khusus untuk level bintara,” tegas Arief.
Arief menyampaikan, local boy dikonotasikan warga atau calon yang telah tinggal di daerah tersebut dengan diberi batas waktu minimal 1 tahun tanpa melihat putra daerah atau bukan putra daerah.
“Karena Polri memberikan kesempatan sama kepada seluruh warga NKRI. Kebijakan ini juga merupakan manifestasi upaya Polri dalam mewujudkan bhineka tunggal ika,” ungkap Arief.
“Polri tak pernah diskriminatif,” tutup dia.
Baca juga : Seleksi Calon Taruna Akpol Jabar Diwarnai Kisruh Soal Putra dan Non Putra Daerah
Sumber berita Bantahan Polri atas Dugaan Diskriminasi dalam Seleksi Calon Taruna Akpol : kumparan
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.