Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, menyayangkan ceramah Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf yang menjadi perbincangan setelah viral di media sosial.

Sejumlah ucapan pendakwah tersebut menuai kritik karena dianggap merendahkan perempuan dan tidak mencerminkan etika dalam menyampaikan ajaran agama.

Amirsyah menegaskan bahwa dakwah seharusnya menjadi sarana untuk mengajak masyarakat berbuat baik, bukan menyampaikan candaan yang berpotensi menghina pihak lain. Ia mengingatkan bahwa seorang penceramah perlu menjaga perkataan agar pesan keagamaan dapat diterima dengan baik.

“Karena sesungguhnya dakwah itu adalah mengajak dan bukan mengejek,” ujar kata Amirsyah, 22 Oktober 2026.

Ia juga menyoroti materi ceramah Habib Alwi yang dianggap sensitif karena menyinggung santriwati dan perempuan lanjut usia.

Menurutnya, penyampaian pesan agama harus tetap memperhatikan kesopanan serta menghormati martabat setiap orang.

Amirsyah mendukung imbauan Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, agar masyarakat tidak lagi mengundang Habib Alwi untuk mengisi kajian, kecuali yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf.

Kontroversi tersebut bermula dari video ceramah yang memperlihatkan Habib Alwi membicarakan honorarium sebesar Rp75 juta sebagai bayaran terendah yang pernah diterimanya.

Ia kemudian melontarkan candaan mengenai keinginannya mencari calon istri keempat dari kalangan santriwati.

Pernyataan lain yang turut menuai kecaman berkaitan dengan jemaah perempuan lanjut usia. Ucapan tersebut memicu perdebatan mengenai batas humor dalam kegiatan dakwah.

Kementerian Agama (Kemenag) turut mengingatkan para dai untuk menjaga etika ketika berbicara di ruang publik.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menekankan bahwa humor dalam ceramah tidak boleh merendahkan martabat orang lain.

Baca juga: 700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026