Nasional

Fadli Zon Mengaku Puisi ‘Doa’ Itu Bukan Untuk Mbah Moen, Tapi Pihak Kedua

Fadli Zon Mengaku Puisi ‘Doa’ Itu Bukan Untuk Mbah Moen, Tapi Pihak Kedua

Puisi ‘Doa yang Ditukar’ karangan Fadli Zon menuai protes dari kalangan santri. Menanggapi hal ini, Fadli mengaku tidak ada masalah dengan para santri.

Fadli juga mempersilakan para santri atau pihak lain yang keberatan dengan puisinya jika ingin menempuh jalur hukum. Namun ia menegaskan puisi tersebut ditulis sebagai bentuk ekspresi dan tidak ditujukan kepada KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

“Santri enggak ada (masalah). Saya sudah bicara sama kiai, sama santri enggak ada (masalah). Mau melaporkan puisi? Silakan laporkan puisinya. Itu bagian dari ekspresi dan saya tegaskan, saya sebagai orang berekspresi itu bukan (ditujukan kepada) Mbah Moen,” kata Fadli di Rumah Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Kyai Haji Maimun Zubair.

Fadli menegaskan ia menghormati Mbah Moen. Sehingga puisi tersebut bukan ditujukan kepada Mbah Moen, melainkan kepada seseorang atau yang ia sebut pihak kedua, yang akhirnya memenggal doa tersebut.

“Justru kita hormati Mbah Moen sedang berdoa. (Tapi) doanya dipenggal. Itu kan ada pihak kedua. Jadi tolong digunakan akal sehat,” tuturnya.

Sementara kata ‘kau’ yang dipermasalahkan itu, ditujukan Fadli kepada penguasa. Sehingga ia mempersilakan jika ada pihak yang ingin ‘menggoreng’ isu ini.

“Mbah Moen saya hormati. (Kata ‘kau’) itu untuk kau penguasa. Itu kan puisi, tapi kalau mau digoreng-goreng, digoreng aja, silakan,” tegasnya.

Puisi tersebut diunggah Fadli pada 3 Februari 2019. Puisi tersebut disebut ditujukan untuk Mbah Moen yang sebelumnya kepeleset lidah menyebut nama Prabowo alih-alih Jokowi yang duduk di sampingnya saat sedang memimpin doa. Puisi itu mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Salah satunya putri sulung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid, yang mempertanyakan apakah puisi itu merujuk pada Mbah Moen.

“Siapa bandar? Siapa pembisik? Siapa kacung makelar? Bukan ‘Kau’,” kata Alisa dalam kolom komentar.

Fadli Zon bersama Mbah Moen

Berikut penggalan puisi karangan Fadli yang kemudian dipermasalahkan:

“Doa yang sakral, kenapa kau tukar

Direvisi sang bandar

Dibisiki sang kacung makelar

Skenarionya berantakan bubar

Pertunjukan dagelan vulgar.”

 

 

Baca juga : Fadli Zon Ogah Minta Maaf, Pengasuh Ponpes di Jember: Didoakan Saja

 

 

Sumber berita Fadli Zon Mengaku Puisi ‘Doa’ Itu Bukan Untuk Mbah Moen, Tapi Pihak Kedua : kumparan

Mister

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

15 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

15 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

2 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.