Gunung Anak Krakatau masuk level siaga lagi, ini kata petugas
Status Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung kembali mengalami peningkatan setelah Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan level aktivitasnya menjadi Siaga.
Peningkatan status tersebut disertai sejumlah imbauan keselamatan bagi masyarakat. Badan Geologi melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi guna mengantisipasi potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Warga yang berada di sekitar kawasan gunung juga diminta memperhatikan kemungkinan lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, hingga erupsi sekunder.
Masyarakat diharapkan tidak mendekati kawasan berbahaya meskipun kondisi gunung terlihat tenang.
Selain membatasi aktivitas di sekitar gunung, Badan Geologi mengingatkan masyarakat agar tetap tenang menghadapi perubahan status tersebut.
Informasi yang belum terkonfirmasi, terutama mengenai potensi tsunami, tidak boleh langsung dipercaya.
Warga diminta mengikuti perkembangan informasi dari instansi resmi dan mematuhi arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sebelum kembali berstatus Siaga, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau sempat diturunkan menjadi Level II pada 21 September 2026.
Sebelumnya, gunung tersebut berada pada Level III sejak 2 Juli 2026. Dalam periode peningkatan aktivitas sebelumnya, tercatat sebanyak 224 kali erupsi hingga 3 September 2026.
Riwayat aktivitas tersebut membuat pemantauan terhadap Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian penting.
Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan keselamatan masyarakat di sekitar gunung, tetapi juga berpotensi memengaruhi sektor transportasi.
Pada September 2026, sebaran abu vulkanik dilaporkan mengganggu operasional sejumlah bandara.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta bahkan sempat ditutup pada 6–8 September 2026, dengan perkiraan kerugian dari PT Angkasa Pura Indonesia mencapai Rp40 miliar.
Sejumlah bandara lain, termasuk Halim Perdanakusuma, Raden Inten II, dan Husein Sastranegara, juga dilaporkan terdampak penutupan sementara.

