Nasional

ICW: Pansus Angket Bentukan DPR Bertujuan Gembosi dan Bunuh KPK

ICW: Pansus Angket Bentukan DPR Bertujuan Gembosi dan Bunuh KPK

Sebanyak 15 anggota dewan yang menjadi panitia hak angket KPK merupakan orang yang pernah menyetujui revisi UU KPK. Karena itu, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana menilai hak angket bertujuan mengembosi kewenangan KPK bahkan ‘membunuh’ KPK.

“Jadi sudah jelas, panitia angket adalah panitia yang ingin mendelegitimasi KPK, mengembosi KPK, bahkan membunuh KPK,” kata Kurnia di Kantor ICW, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2017).

Kurnia menambahkan hingga kini belum jelas ke mana arah usulan hak angket KPK tersebut. Kurnia menuding usulan hak angket kemungkinan akan mengarah ke rekomendasi untuk revisi UU KPK.

“Mungkin ini bisa jadi berujung ke rekomendasi agar UU KPK kembali direvisi. Tiap tahun DPR ingin sekali mengembosi kewenangan KPK mulai dari SP3, pembatasan kewenangan perekrutan penyidik, sampai pembatasan usia KPK 12 tahun,” ucap Kurnia.

Berikut 15 nama anggota dewan yang dilansir ICW pernah menyetujui revisi UU KPK.

1. Masinton Pasaribu, Fraksi PDIp yang bertugas di Komisi III.

2. Arteria Dahlan, Fraksi PDIP yang bertugas di Komisi II.

3. Junimart Girsang, Fraksi PDIP yang bertugas di Komisi III.

4 Desmond Mahesa, Fraksi Gerindra yang bertugas di Komisi IIi

5. Risa Mariska, fraksi PDIP yang bertugas di Komisi III.

6. Bambang Soesatyo, Fraksi Golkar yang bertugas di Komisi III.

7. Agun Gunandjar, fraksi Golkar yang bertugas di Komisi II.

8. Adies Kadir, Fraksi Golkar yang bertugas di komisi III.

9. Mukhammad Misbakhun, Fraksi Golkar yang bertugas di Komisi XI.

10. Taufiqulhadi, Fraksi Nasdem yang bertugas di Komisi X.

11. Ahmad HI M. Ali, Fraksi Nasdem yang bertugas di Komisi V.

12. Dossy Iskandar, Fraksi Hanura yang bertugas di Komisi III.

13. Mulfachri Harahap, Fraksi PAN yang bertugas di Komisi III.

14. John Kenedy Aziz, Fraksi Golkar yang bertugas di Komisi IX.

15. Supratman Andi Atgas, Fraksi Gerinda yang bertugas di Komisi III..

Sedangkan, Ketua pansus angket KPK Agung Gunandjar berjanji pansus angket KPK bekerja transparan menyelidiki kinerja KPK termasuk soal urusan rekaman Miryam S Haryani atas penyebutan sejumlah nama anggota dewan yang diduga menekan.

“Disebut nama saya apakah ada konflik kepentingan ya diawasi saja. Saya dilihat dalam praktik kan transparan membawa nggak kepentingan itu, kan bisa dikontrol. Harusnya seperti orkestra bagaimana menyajikan ke publik yang merdu masing-masing pihak memainkan fungsinya dan ruangnya kalau saya pegang gitar kalau belum saatnya ya jangan dibunyikan,” kata Agun usai mengikuti buka puasa bersama di kediaman Agung Laksono, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (10/6/2017).

 

Baca juga : Sejumlah Seniman: Pansus angket KPK adalah proses penghancuran bangsa

 

 

Sumber berita ICW: Pansus Angket Bentukan DPR Bertujuan Gembosi dan Bunuh KPK : detik

Mister

Recent Posts

Fakta Baru KPK: Dana MBG ternyata tak banyak sampai ke Desa

Fakta baru KPK: Dana MBG ternyata tak banyak sampai ke Desa Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan…

39 menit ago

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

8 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

This website uses cookies.