Nasional

Jokowi Beri Masukan Ide Untuk Anies-Sandi Terkait PKL Tanah Abang

Jokowi Beri Masukan Ide Untuk Anies-Sandi Terkait PKL Tanah Abang

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana mengundang Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang ke Balai Kota untuk membicarakan soal penataan kawasan tersebut. Rencana ini tak lepas dari saran Presiden Jokowi.

“Nanti ada rencana seperti itu,” ujar Sandi, di Jakarta, Rabu (25/10).

Menurutnya, penataan PKL di kawasan Tanah Abang memang belum tuntas dan masih perlu pembenahan. Karena itulah ia mengundang para PKL untuk dimintai pendapatnya tentang penataan kawasan itu.

PKL Kembali Berjualan Di Trotoar Tanah Abang

Tentang gagasan undangan bagi PKL itu, Sandi menyebut hal itu didapatnya seusai bertemu Jokowi, di Istana Negara, Rabu (25/10) siang. Saat itu, pembicaraan dengan Presiden memang mencakup masalah penataan kampung kumuh dan miskin.

Jokowi, lanjut Sandi, menyarankan pihaknya mengundang warga untuk diajak makan bersama dan berdiskusi. Pendekatan seperti itu diklaim Jokowi membuat warga luluh.

“Kemarin saya undang (warga) Kampung Bayam ke Balai Kota. Mereka senang minta ampun dan bilang, ‘Ya sudahlah kita ikuti saja Pemprov maunya apa,'” ucap Sandi, menirukan perkataan warga Kampung Bayam.

Kampung Bayam di Tanjung Priuk, Jakarta Utara sendiri merupakan kawasan kumuh yang pemukimannya belum tertata rapi hingga saat ini.

PKL Kembali Berjualan Di Trotoar Tanah Abang

Meski PKL Tanah Abang belum tertib, Sandi mengimbau agar masyarakat tidak menyalahkan siapapun, baik itu pedagang maupun petugas keamanan, apalagi menyalahkan pemerintahan terdahulu.

“Mari kita gunakan kesempatan ini, bukan untuk menyalahkan pemerintahan yang dulu maupun para aparat karena memang yang bisa menata PKL itu adalah sebuah proses kemitraan,” kata Sandi.

Terlepas dari gagasan Jokowi itu, Sandi punya konsep sendiri dalam menata kawasan Tanah Abang yang tak hanya mengandalkan Pemprov DKI maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ia berniat memberdayakan mitra lain seperti pemilik koperasi, pengelola pasar, hingga pemilik lahan parkir, sehingga para pedagang mempunyai fasilitas lahan yang layak untuk berdagang.

Pedagang Kaki Lima (PKL) memadati trotoar di Kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat

Pernyataan Sandi itu menanggapi berbagai foto yang beredar di media bahwa kawasan Tanah Abang kembali semrawut, tepatnya sejak kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan dirinya.

Oleh karena itu, Sandi meminta agar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berada di bawahnya lebih inovatif dalam menciptakan solusi untuk masalah penataan kawasan.

“Saya inginnya semua solusi nggak dari saya, harus dari bawah menginisiasi sehingga ada pengetahuan institusionalnya. Bukan hanya disetir oleh kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur,” tutup Sandi.

Simak videonya dibawah ini:

(Baca juga: SANDIAGA INGIN PKL TANAH ABANG IKUT BERIKAN SOLUSI PENATAAN PASAR)

 

Sumber Berita Jokowi Beri Masukan Ide Untuk Anies-Sandi Terkait PKL Tanah Abang : Cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…

13 jam ago

Ramai Jokowi Dikabarkan Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…

13 jam ago

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…

14 jam ago

Publik Penasaran, Ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang Anak

Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…

17 jam ago

Nanik Ungkap rencana coret Anak Orang Kaya dari Program MBG

Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…

2 hari ago

Pemadaman Listrik Bukan Akibat Batu Bara Langka, Kata Bahlil

Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…

2 hari ago

This website uses cookies.