Jusuf Kalla laporkan yang menyebut dirinya membantu dana dalam ijazah palsu Manpres Jokowi
Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla mengambil langkah hukum tegas soal dugaan miring yang menyerang pribadinya.
Ia dijadwalkan melaporkan penyebar hoaks yang menyebut dirinya sebagai penyokong dana dalam masalah ijazah palsu Mantan Presiden RI, Joko Widodo, ke Bareskrim Polri, Senin 6 April 2026.
Jusuf Kalla membantah keras soal kabar buruk di platform digital yang mengklaim dirinya menggelontorkan dana sebesar Rp5 miliar kepada pihak-pihak seperti Roy Suryo hingga Tifauziah Tyassuma.
“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar,” kata Jusuf Kalla, Jakarta, Minggu 5 April 2026.
Ia juga menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam gerakan Roy Suryo maupun Rismon Sianipar soal isu ijazah palsu tersebut.
Tak hanya itu, ia juga mengklaim bahwa pertemuan dengan sejumlah akademisi di rumahnya pada bulan Ramadhan lalu murni diskusi mengenai kondisi bangsa, bukan membahas ijazah palsu.
Menurutnya, saran-saran hasil diskusi justru ditujukan untuk kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
“Itu terbuka sama sekali. Hanya saran untuk kebijakan Bapak Presiden,” katanya.
Kuasa hukum Jusuf Kalla, Abdul Haji Talaohu, mengatakan laporan ini akan fokus pada dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
Meskipun Jusuf Kalla awalnya enggan mengurusi hal yang dianggap ‘remeh-remeh’, atensi publik yang masif memaksa pihak JK untuk bersikap serius demi menjaga integritas.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.