Kalah dari Garuda, Thailand pertahankan ASEAN Cup Piala Asia
Kekalahan dari Timnas Indonesia ternyata tidak membuat Thailand berencana melakukan perubahan besar pada skuadnya.
Pelatih Anthony Hudson justru memilih mempertahankan kerangka tim yang sudah dibangun selama hampir satu tahun untuk menghadapi agenda besar berikutnya.
Thailand harus menyerah dari Timnas Indonesia dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 5 oKTOBER 2026.
Hasil tersebut membuat Gajah Putih gagal meraih trofi FIFA ASEAN Cup, tetapi Hudson tidak menganggap kekalahan itu sebagai tanda bahwa timnya belum siap menghadapi Piala Asia 2027.
Menurut Hudson, perjalanan Thailand selama setahun terakhir telah menghasilkan perkembangan penting.
Sejak mulai menangani tim pada November 2025, pelatih asal Inggris tersebut melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
Proses seleksi itu membuat komposisi Thailand beberapa kali mengalami perubahan. Namun, setelah menjalani berbagai pertandingan dan pemusatan latihan, Hudson merasa sudah menemukan fondasi yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Kerangka tersebut akan menjadi bagian utama dari persiapan Thailand menuju King’s Cup dan Piala Asia 2027.
Hudson juga masih membuka peluang bagi beberapa pemain berpengalaman untuk kembali masuk ke dalam skuad.
Nama seperti Theerathon Bunmathan, Tanawat Suengjitthaworn, dan Jonathan Khemdee menjadi beberapa pemain yang berpotensi memperkuat Thailand setelah sebelumnya absen.
Hudson memperkirakan masih ada sekitar empat sampai enam pemain yang dapat menambah kekuatan tim.
Agenda terdekat Thailand adalah King’s Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-17 November dengan Thailand bertindak sebagai tuan rumah bersama Oman, Bahrain, dan Tajikistan.
Setelah itu, fokus Thailand akan beralih sepenuhnya ke Piala Asia 2027, Tantangan besar sudah menanti karena Thailand kembali satu grup dengan Timnas Indonesia di Grup F.

