Kejagung ungkap Ariyanto Bakri dan Marcella terdakwa pencucian uang
Ariyanto Bakri dan Marcella Santoso didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang, terkait suap vonis lepas korporasi ekspor crude palm oil bahan mentah minyak goreng (migor).
Uangnya didapat karena memotong jatah suap kepada hakim dengan total Rp 52,5 miliar.
Sidang terdakwa Marcella, Ariyanto, dan M. Syafei digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 22 Oktober 2025.
Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan, pencucian uang Marcella dan Ariyanto yang merupakan selebgram itu dilakukan bersama-sama M. Syafei selaku Head of Social Security Legal Wilmar Group.
Jaksa menegaskan, Marcella dan Ariyanto melakukan pencucian uang dengan total Rp 52,5 miliar.
Dia menggunakan nama perusahaan dalam kepemilikan aset, hingga mencampurkan uang hasil korupsi dengan perolehan yang sah saat melakukan pencucian uang.
Kata Jaksa, uang suapnya berasal dari Syafei sebesar Rp 60 miliar dalam bentuk pecahan 100 dolar AS.
Uang itu diterima Ariyanto di parkiran basement Pacific Place Mall, kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Kemudian Ariyanto dan Marcella memisahkan uang sejumlah Rp 32 miliar untuk suap kepada hakim melalui mantan Wakil Ketua PN Jakarta Pusat M. Arif Nuryanta.
Pencucian uang yang dilakukan Syafei sejumlah Rp 28 miliar dan uang operasional sebesar Rp 411 juta.
Jaksa meyakini, uangnya berasal dari hasil tindak pidana korupsi suap.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.