KTP Pelaku Penusukan 2 Anggota Brimob Diduga Palsu
Polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik pelaku yang menusuk dua anggota Brimob, Dede Suhamti dan Bripka Syaiful Bakhtiardi, di Masjid Falatehan, dekat Mabes Polri, Jakarta Selatan. KTP itu tertulis nama Mulyadi, kelahiran Lasi, 24 April 1989, beragama Islam dan belum menikah.
Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengatakan kemungkinan KTP yang ditemukan oleh pihaknya di lokasi kejadian itu diduga palsu.
“Hasil keterangan tim, KTP yang dipakai sementara kemungkinan palsu,” kata Iriawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Minggu (1/7).
Meski begitu, pihak kepolisian akan tetap melakukan pemeriksaan guna mendapatkan identitas pelaku yang sebenarnya. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi mata yang melihat kejadian.
“Tapi kita akan dalami. Kita akan crosscheck dan melakukan pendalaman di lapangan. Kita sedang memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar TKP, baik ada taksi di sana, kemudian ada tukang parkir ada pegawai satpam di sana dan juga warung di sana,” kata Iriawan.
Pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku terkait dengan kelompok teroris tertentu atau bukan.
“Kita belum bisa pastikan ini dari kelompok mana yang jelas tim sedang bekerja,” katanya.
Saat ini pelaku yang tewas karena tak mengindahkan peringatan polisi sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
(Baca juga : INI KTP MULYADI YANG DITEMUKAN DI JASAD PENUSUK ANGGOTA BRIMOB)
Sumber Berita KTP Pelaku Penusukan 2 Anggota Brimob Diduga Palsu : Kumparan.com
Pakar sebut cara curang peserta SPMB lewat mikrofon miniatur Mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud,…
Fakta mengejutkan, chat terakhir korban penculikan di Bandung Kasus penculikan remaja di Bandung viral lagi…
Momen haru, akhirnya Ruben ketemu anak sebelum Umrah Keberangkatan presenter Ruben Onsu untuk menunaikan ibadah…
Ketua Gerindra Solo kritik baliho Jokowi, Prabowo terabaikan Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto, mengungkapkan kekecewaannya…
Heboh! Sarwendah ternyata sudah lapor ke KPAI soal Anak Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah soal…
Mantan Wakil BGN gagal dapat JC dalam kasus korupsi MBG Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menolak…
This website uses cookies.