Menteri Keuangan Amerika Serikat resmikan tarif 500% ke China
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent mengungkapkan wacana penetapan tarif hingga 500% kepada China atas pembelian minyak Rusia.
Hal tersebut sudah disetujui 85 senator AS untuk dieksekusi Presiden Donald Trump, Rabu 15 Oktober 2025.
AS siap memberlakukan tarif terhadap China atas pembelian minyak Rusia, tetapi Bessent menekankan bahwa sekutu Eropa AS harus ikut serta dalam tindakan tersebut.
“Pembelian minyak Rusia oleh China lah yang membiayai mesin perang Rusia. China membeli 60%, enam nol persen, dari energi Rusia. Mereka membeli 90% dari energi Iran” jelas Bessent.
Selanjutnya, Bessent juga menambahkan bahwa AS akan memproduksi foto-foto yang disediakan Ukraina yang menunjukkan komponen China dalam drone Rusia yang beroperasi di Ukraina.
AS dan China telah sepakat untuk beberapa perpanjangan tenggat waktu 90 hari atas tarif impor hingga 145%, dengan tenggat waktu berikutnya mendekati November.
Bessent menegaskan, AS tidak ingin mengeskalasi konflik perdagangan dengan China.
China memproduksi sekitar 70% logam tanah jarang dunia dan mengendalikan 90% pengolahannya.
Menjadikannya pemasok global dominan pada logam yang digunakan dalam elektronik, pertahanan, energi angin, etomotif.
Presiden AS Donald Trump menanggapi dengan mengancam akan memberlakukan tarif tambahan 100% pada barang-barang China mulai 1 November.
Dan mengemukakan kemungkinan menghentikan perdagangan minyak goreng, bahan baku utama biotiful.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.