Nasional

Menteri LH Ungkap Bencana Banjir dan Longsor Dipicu Hujan Ekstrem

Menteri LH ungkap bencana banjir dan longsor dipicu hujan ekstrem

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol mengungkapkan bahwa bencana banjir dan longsor di Aceh dipicu hujan ekstrem yang turun dalam jumlah sangat besar, yaitu mencapai 9,7 miliar kubik hanya dalam dua hari.

Menurutnya, curah hujan sebesar itu berada jauh di atas kapasitas tampung alami wilayah Aceh.

“Terkait kasus hidromenteorologi, curah hujannya sangat lebat. Dalam dua hari, berdasarkan data kami, ada 9,7 miliar kubik air turun,” kata Hanif, Rabu 3 Desember 2025.

Ia juga menjelaskan, intensitas hujan tidak biasa itu menyebabkan tanah tak mampu lagi menyerap air sehingga limpasan permukaan meningkat drastis.

Hanif menegaskan bahwa kerusakan lingkungan di sejumlah daerah turut membuat kondisi menjadi kian rentan.

“Seberapa pun kapasitas lanskapnya, tentu tidak mampu. Apalagi konsitusi lanskapnya banyak yang sudah tidak memenuhi daya dukung dan daya tampung.” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian LG bersama Komisi XII DPR akan melakukan penelusuran lengkap untuk mengetahui faktorfaktor lingkungan yang mungkin memperparah bencana.

Ia memastikan pemerintah akan meninjau ulang seluruh izin izin lingkungan milik perusahaan yang beroperasi di kawasan bencana.

“Mulai hari ini kami akan menarik kembali semua persetujuan lingkungan dari dokumen-dokumen yang ada di daerah bencana.” kata Hanif.

Menurutnya, perusahaan yang diduga turut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akan dipanggil.

Baca juga: Aktris Inul Daratista sindir Raja Juli Antoni soal bencana banjir dan longsor
Penguin

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

12 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

22 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

23 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

24 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

2 hari ago

This website uses cookies.