Seorang pria yang memiliki 6 ton majalah porno meninggal ketika koleksi majalah porno tersebut jatuh menimpanya.
Tubuh berusia 50 tahun itu telah ditemukan enam bulan kemudian terkubur di bawah tumpukan majalah porno koleksinya tersebut.
Jenazah pria itu baru ditemukan setelah pemilik apartemen yang mendobrak masuk untuk menagih uang sewa yang belum dibayar selama 6 bulan.
Nasib buruk pria pecandu pornografi itu terungkap setelah seorang petugas kebersihan yang disewa pemilik apartemen.
Petugas kebersihan itu mengatakan, perusahaanya diminta untuk menyingkirkan diam-diam segunung majalah porno agar tak dilihat tetangga dan menghindarkan aib bagi keluarga mendiang.
Dia mengatakan, pria tersebut adalah mantan pembuat mobil yang dikenal hanya dengan nama Joji.
Petugas kebersihan itu tidak bisa memastikan apakah Joji mengalami serangan jantung lalu jatuh menimpa tumpukan majalah porno yang kemudian menimbunnya atau tumpukan majalah itu ambruk begitu saja dan menimpanya.
Namun, lanjut dia, jika Joji masih hidup saat tertimbun maka tumpukan majalah itu akan meredam suara permintaan tolongnya.
Di dalam apartemen Joji memang di setiap sudut terdapat majalah porno. Bahkan majalah-majalah itu juga ditumpuk di meja dan rak. Selain itu ditemukan juga kliping dari berbagai majalah erotis yang menjadi favorit pria itu.
Saat majalah-majalah itu dipindahkan barulah diketahui bobot total koleksi Joji itu. Dan berat seluruh majalah itu mencapai 6 ton.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.