Nasional

Prof Australia Protes Keras Terkait Dikutip Prabowo Soal Pemerintahan Jokowi Otoriter

Prof Australia Protes Keras Terkait Dikutip Prabowo Soal Pemerintahan Jokowi Otoriter

Seorang profesor asal Australia, Tim Lindsey, menyampaikan protes kepada tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengutip artikelnya dalam berkas gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia mengatakan dirinya tidak pernah menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) otoriter.

“Artikel yang saya tulis membahas soal kesulitan politik yang dihadapi Jokowi pada tahun 2017. Saya tidak pernah mengatakan Jokowi otoriter seperti klaim tim hukum Prabowo. Saya juga tidak pernah sebutkan ada kecurangan dalam pemilu,” kata Tim Lindsey, Sabtu (15/6/2019).

Ia menjelaskan artikelnya tentang Jokowi itu ditulis pada tahun 2017. Lindsey menyebut tim hukum Prabowo-Sandi menggunakan artikelnya di luar konteks, sehingga tidak bisa menjadi referensi bagi argumen mereka dalam sidang sengketa Pilpres 2019. Selain itu, kata Lindsey, tim hukum Prabowo tidak meminta izin untuk mengutip artikelnya.

“Mereka tidak pernah membicarakannya dengan saya dan tidak pernah meminta izin menggunakan artikel saya. Saya tidak ada urusannya dengan kasus yang dihadapi Prabowo,” ujarnya.

Foto: Sidang MK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Berikut protes keras lengkap Tim Lindsey yang dikirim via email ke detikcom, Sabtu (15/6/2019):

My article was NOT written about these elections. It was written in 2017.

Prabowo’s legal team included a quote from my article in their petition that was (1) clearly taken out of context, (2) contained emphasis (bolding, underlining etc) that was NOT in the original, and (3) does NOT support the argument they say it supports.

In my article, I was simply discussing the political predicament Jokowi was facing in 2017. I did NOT say in the article that Jokowi was authoritarian, as Prabowo’s legal team claim, and I did NOT say there would be fraud in the elections.

Prabowo’s legal team did NOT discuss their use of my article with me, and they did NOT seek my agreement or approval. I had nothing to do with the preparation of Prabowo’s case.

Jokowi’s legal team have reviewed my article. They announced publicly through Arsul Sani, a member of Jokowi’s team, that the article does not say the things Prabowo’s team claim that it says. They agree that I have been misquoted/misrepresented by Prabowo’s Legal Team.

Best wishes,
Tim Lindsey

 

Baca juga: Pengamat Asing Protes Dikutip Prabowo soal Pemerintahan Jokowi Neo-Orde Baru

 

Sumber Berita Prof Australia Protes Keras Terkait Dikutip Prabowo Soal Pemerintahan Jokowi Otoriter: Detik.com

Mister

Recent Posts

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Ditahan terkait Dugaan Korupsi

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah ditahan terkait dugaan korupsi Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,…

2 jam ago

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift

Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…

13 jam ago

Tombol SOS Tak Sengaja Tertekan, Penumpang Langsung Panik

Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…

14 jam ago

Minta Uang Beli Narkoba, Pemuda ini Diduga Aniaya Ibu Kandung

Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…

23 jam ago

Kabar Duka, Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Meninggal

Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…

24 jam ago

RI Bangga, Raharjati Nursamsa Raih Perak di Santiago 2026

RI Bangga, Raharjati Nursamsa raih perak di Santiago 2026 Atlet panjat tebing Indonesia, Raharjati Nursamsa,…

1 hari ago

This website uses cookies.