Ramai Inara Rusli laporkan Virgoun ke Komnas PA dugaan pengambilan paksa anak-anaknya
Selebgram Inara Surli melaporkan mantan suaminya, Virgoun, ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) atas dugaan pengambilan paksa anak-anaknya.
Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Inara Rusli dan kuasa hukumnya, meskipun hak asuh anak secara sah berada di pihaknya.
Pengambilalihan pengasuhan oleh Virgoun disebut terjadi bulan November 2025, tak lama setelah Inara Rusli terseret kasus hukum setelah dilaporkan oleh Wardatina Mawa ke polisi.
Virgoun disebut mengambil alih anak-anak dengan alasan menjaga kondisi psikologis mereka agar tidak terdampak persoalan hukum yang menimpa Inara Rusli.
“Ya masih (sama Virgoun), mohon doanya aja mudah-mudahan anak-anak dalam keadaan sehat terus. Enggak ada, belum ada izin (ambil anak),” kata Inara Rusli.
Selanjutnya, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, E.E, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Kami menerima kedatangan ibu IR dengan maksud untuk diskusi sekaligus melaporkan kejadian yang dialami, terutama tentang anak yang diasuhnya itu diambil secara paksa tanpa persetujuan dari beliau oleh ayah anaknya,” kata Agustinus.
Ia juga menjelaskan, “Bahkan anak-anak ini dari bulan november diambil lalu ditutup akses komunikasinya. Baru tadi, di si ibu IR ini akhirnya setelah sekian lama mendatangi sekolah anaknya supaya bisa bertemu.”
Komnas PA berencana memanggil Virgoun untuk klarifikasi dan mencari solusi terbaik demi kepentingan anak.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.