Sarwendah Pilih Podcast, Ruben Murka? Isu Ini Langsung Ramai

Sarwendah Pilih Podcast, Ruben Murka? Isu Ini Langsung Ramai

Sarwendah pilih podcast, Ruben murka? isu Ini langsung ramai

Masalah Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi ramai setelah keduanya menyampaikan pandangan berbeda mengenai persoalan pertemuan dengan anak-anak.

Ruben mengungkapkan kekecewaannya karena masalah tersebut kembali dibicarakan melalui podcast.

Persoalan ini mencuat setelah Sarwendah hadir dalam podcast yang dipandu kuasa hukumnya, Pablo Benua.

Dalam perbincangan tersebut, ia menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat menghalangi anak-anak untuk bertemu dengan sang ayah.

Mengutip Grid.ID pada Jumat 9 Oktober 2026, Sarwendah mengaku selama ini kerap mendapat tekanan dari pihak luar terkait hubungannya dengan Ruben Onsu.

Ia merasa seolah-olah dituding menjadi penyebab anak-anak tidak bertemu dengan ayah mereka.

Karena situasi tersebut, Sarwendah mengaku berulang kali mengajak anak-anaknya untuk menemui Ruben.

Namun, ia menyadari bahwa dorongan yang terus diberikan justru bisa membuat mereka merasa tertekan.

Sarwendah juga menyampaikan bahwa menurut pengalamannya, belum ada upaya komunikasi yang cukup dari pihak Ruben untuk mengatur pertemuan dengan anak-anak.

Pernyataan itu menjadi bagian dari penjelasannya mengenai persoalan yang sedang berlangsung.

Di sisi lain, Ruben Onsu memberikan tanggapan dengan nada kesal. Pada Jumat 9 Oktober, ia menyindir Sarwendah yang kembali membicarakan persoalan tersebut di podcast.

Ruben menilai masalah yang sudah dibahas di pengadilan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum. Ia juga mempertanyakan mengapa persoalan yang sama terus diangkat ke ruang publik.

Menurut Ruben, keinginannya tidak rumit. Ia hanya berharap bisa bertemu dengan anak-anaknya tanpa harus menghadapi perdebatan yang terus berulang.

Ia turut menyoroti pentingnya kesepakatan antara dirinya dan Sarwendah. Baginya, jadwal pertemuan anak dengan ayah maupun ibu perlu ditentukan secara jelas agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Ruben mengaku bersedia berdamai, asalkan ada kesepakatan yang benar-benar dijalankan oleh kedua pihak.

Ia juga mengungkapkan kejenuhannya karena merasa pembahasan mengenai anak-anak terus kembali ke persoalan yang sama, meski sudah melibatkan pengacara.

Baca juga: Putusan ijazah Gibran, pentingnya etika di kehidupan bernegara