Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik
Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah tombol SOS tertekan secara tidak sengaja. Kejadian ini berlangsung di perjalanan KRL rute Bogor–Jakarta Kota dan sempat membuat sejumlah pengguna bertanya-tanya tentang situasi yang sedang terjadi.
Rupanya, alarm tersebut bukan dipicu oleh keadaan darurat, melainkan kesalahan seorang penumpang saat mencari pegangan.
Kejadian itu terjadi pada Kamis 22 Oktober, ketika Commuter Line nomor 1219 berada di Stasiun Citayam.
Seorang penumpang dilaporkan tidak sengaja menyentuh tombol darurat saat berusaha menjaga keseimbangan di dalam kereta.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan gangguan perjalanan maupun ancaman keselamatan.
“Dapat kami sampaikan bahwa kejadian tersebut merupakan ketidaksengajaan salah seorang pengguna yang menekan tombol darurat saat mencari pegangan di dalam rangkaian Commuter Line No.1219 relasi Bogor-Jakarta Kota,” jelas Leza Arlan.
Bunyi alarm yang muncul kemudian menarik perhatian penumpang lain. Petugas pengamanan kereta api atau PAM Walka segera melakukan pemeriksaan di kereta kelima untuk memastikan tidak ada masalah yang membutuhkan penanganan darurat.
Hasil pemeriksaan menunjukkan situasi dalam keadaan aman. Setelah kereta mencapai Stasiun Jakarta Kota, petugas perawatan sarana menonaktifkan alarm tersebut.
Tombol SOS merupakan fasilitas keselamatan yang membantu pengguna menyampaikan indikasi keadaan darurat kepada petugas.
Perangkat ini seharusnya digunakan ketika terjadi situasi yang membutuhkan perhatian segera, bukan untuk mencoba fungsi tombol.
Penumpang perlu memperhatikan posisi perangkat dan membaca petunjuk penggunaannya, terutama ketika mencari pegangan di tengah kondisi kereta yang padat. Tombol SOS juga memiliki fungsi berbeda dari rem darurat sehingga penggunaannya tidak boleh disamakan.

