Upi beri bantuan pembebasan UKT mahasiswa korban banjir Sumatra
Kampus UPI memberikan bantuan kepada mahasiswi yang korban banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat.
Mahasiswi tersebut bernama Olivia Yulinana, angkatan 2024 jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).
Dia kehilangan kedua orang tuanya dan kakaknya akibat bencana di Kabupaten Agam.
Sebagai bentuk dukungan, kampus memutuskan untuk membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT), mulai dari semester sekarang hingga sampai ia lulus, agar Olivia bisa terus melanjutkan pendidikannya tanpa beban biaya.
Kepala Humas UPI, Vidi Sukmayadi, mengatakan pembebasan UKT tersebut berlaku sampai mahasiswa menyelesaikan masa kuliahnya.
Tak hanya itu, kampus UPI juga memberikan tempat tinggal di asrama putri untuk menjamin kenyamanan dan keamanan selama proses pemulihan trauma dan masa studi.
“Betul, pembebasan UKT itu sampai setelah. Kampus juga menawarkan fasilitas asrama. Kalau sebelumnya mereka ngekos, bisa pindah sementara ke asrama tanpa biaya tambahan,’ kata Vidi Sukmayadi, Jumat 5 Desember 2025.
Pihak kamus melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Fakultas soal telah mengunjungi Olivia untuk memberikan dukungan langsung.
Mereka memastikan tidak hanya soal biaya dan tempat tinggal saja, tapi juga pendampingan psikososial agar mahasiswa tetap kuat dan fokus menyelesaikan kuliahnya.
Saat ini, kampus UPI masih melakukan pendataan jumlah mahasiswa yang terdampak banjir di berbagai wilayah Sumatra.
Vidi menyampaikan bahwa proses pendataan dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada mahasiswa terdampak yang terlewat.
“Beberapa mahasiswa sedang kami data. Masih kami sisir seluruhnya agar kami memastikan siapa saja yang terdampak tragedi di Pulau Sumatra,” katanya.

