Video Jokowi Lempar Hadiah dari Mobil Tuai Pro dan Kontra
Heboh, video Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagi-bagi hadiah dengan cara melemparkan dari pintu mobil kepresidenannya sehingga warga rebutan, menimbulkan pro dan kontra. Tak sedikit kalangan nitizien meradang.
Video yang diunggah di facebook dan youtube tersebut berdurasi 1 menit 59 detik. Tampak Jokowi mengggunakan mobil kepresidenan, dikawal sejumlah Paspampres mengendarai sepeda motor.
Saat mobil itu berbelok, Jokowi mengenakan baju warna putih melempar beberapa hadiah (bentuk gulungan) dari dalam mobil yang sudah buka kaca.
Spontan warga histeris dan berkerumun merebut hadiah yang dilempar Jokowi itu. Mobil sudah berhenti, namun Jokowi masih dilempar hadiah ke arah kerumuman massa.
Sejumlah petugas dengan sigap memberi pengamanan di dekat mobil presiden.
Melihat itu, sejumlah nitizen menyayangkan tata cara pemberian hadiah dengan cara melempar dari dalam mobil. Ada yang menilai hal itu kurang mendidik dan kurang pantas oleh seorang kepala negara.
Tapi ada juga yang dapat memakluminya, karena Jokowi memiliki keterbatasan waktu untuk membagi-bagikan hadiah langsung kepada warga yang ada di pinggir jalan, saat kunjungan kerja di daerah Sumatera Utara, beberapa hari lalu.
Video ini sejak Sabtu (25/3/2017) hingga hari ini, Minggu (26/3/2017) masih menjadi perbincangan di dunia maya. Dan video kian meluas (viral) di media sosial.
Sumber berita Video Jokowi Lempar Hadiah dari Mobil Tuai Pro dan Kontra : poskota , youtube
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.