Diplomat Kemlu yang tewas di Kos Menteng diperiksa Polisi.
Polisi tengah menyelidiki kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39).
Yang ditemukan tewas dengan wajah terlilit lakban di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat.
Saat ini lab forensik (labfor) memeriksan sidik jari yang ditemukan pada lakban tersebut untuk mengungkap penyebab kematian.
Polisi juga mengamankan dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Meskipun proses penggabungan rekaman masih berlangsung karena data terpotong-potong.
Berikutnya, dari hasil penyelidikan awal, sidik jari yang terdapat pada lakban adalah milik korban sendiri.
Korban terkahir terlihat sekitar pukul 22.30 WIB pada malam sebelum di temukan meninggal.
Sempat menyapa penjaga kos, makan di ruang dapur kos, dam membuang sampah.
Komunikasi terakhir korban dengan istrinya berlangsung normal sekitar pukul 21.00 WIB.
Kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam, tanpa tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, dan barang-barang berharga tidak hilang.
Polisi telah memeriksa beberapa saksi, termasuk penjaga kos, pemilik kos, tentangga, dan istrinya korban.
Serta masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut dengan fokus pada hasil labfor dan analisis CCTV untuk mengungkap misteri kematian diplomat tersebut.
Diplomat Kemlu yang tewas di kos menteng diperiksa polisi
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.