Hebat satpam ini raih rekor MURI sebagai satpam karya Ilmiah terbanyak
Khoirul Anam yang berusia 28 tahun, satpam BRI Kantor Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, menorehkan prestasi nasional dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai satpam dengan karya ilmiah terbanyak.
Pria asal Kabupaten Tanggamus, Lampung, ini meraih penghargaan tersebut setelah menerbitkan 13 karya ilmiah di jurnal nasional dan internasional.
Ketertarikannya pada dunia menulis berawal dari kebiasaannya mengisi waktu luang saat bertugas sebagai satpam.
Beliau memulai dengan menulis buku tentang mutasi satpam sebelum mengembangkan karya ilmiah.
“Awal mula saat saya menekuni menulis itu berawal dari menulis buku mutasi satpam. Dari situ ada keinginan untuk mengembangkan karya tulis di saat waktu-waktu luang,” kata Khairul Anam.
Sampai saat ini, Khoirul Anam telah menerbitkan delapan buku ber-ISBN yang terdaftar di Perpustakaan Nasional dan sedang menggarap tiga buku lainnya melalui program kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan.
Tak hanya aktif menulis, ia juga menempuh pendidikan tinggi sambil bekerja. Ia menjalani S1 Manajemen di Universitas Pemulang, S2 Manajemen di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, serta S1 Pendidikan Agama Islam di STIT Bustanul Ulum Lampung Tengah.
Menurutnya tantangan terbesarnya adalah membagi waktu. Ia juga mengungkapkan bahwa motivasi utamanya adalah berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Khoirul bercita-cita menjadi pengajar atau dosen di masa depan.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.