Internasional

Inilah Dua Pria yang Tewas Karena Selamatkan Muslimah di Amerika

Inilah Dua Pria yang Tewas Karena Selamatkan Muslimah di Amerika

Dua orang pria yang terbunuh di Amerika Serikat menjadi pahlawan bagi umat Islam di negara itu. Keduanya tewas karena membela kehormatan seorang wanita Muslimah di dalam kereta.

Kedua pria itu adalah Taliesin Myrddin Namkai-Meche, 23, dan Rick Best, 53. Mereka dibunuh oleh Jeremy Christian di dalam kereta di Portland, Oregon, pada Jumat malam pekan lalu, hari pertama Ramadhan di AS.

Namkai-Meche dan Best tewas akibat luka tusuk senjata tajam di leher. Pahlawan lainnya adalah Micah David-Cole Fletcher, 21, yang juga mengalami luka yang sama namun nyawanya selamat dan kini tengah dirawat di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi ketika Christian menyerang secara verbal dua orang wanita di kereta. Serangan Christian ini adalah bentuk ujaran kebencian dan sentimen Islamofobia yang marak di AS usai Donald Trump jadi presiden.

“Dia mengatakan kepada kami untuk pulang ke Arab Saudi, dan dia mengatakan kami tidak seharusnya ada di sini,” kata satu dari wanita itu, Destinee Mangum, 16, seperti dikutip dari Associated Press.

Jeremy Joseph Christian (Foto: Reuters)

Mangum mengatakan dia bukan Muslim, namun kawannya yang berusia 17 adalah Muslimah yang mengenakan hijab. Kedua wanita ini menghindar ke ujung gerbong, namun diikuti oleh Christian.

“Dia mengatakan bahwa kami bukan siapa-siapa dan sebaiknya bunuh diri saja,” lanjut Mangum.

Di saat itulah muncul Namkai-Meche, Best, dan Fletcher menghentikan Christian. Namun ternyata pria 35 tahun itu membawa pisau dan menghujamkannya ke ketiga pria tersebut. Gerbong itu sontak berlumuran darah.

Christian berhasil dibekuk polisi setelah kabur dari lokasi kejadian. Namkai-Meche dan Best tewas di tempat dengan luka parah di leher, sementara Fletcher dilarikan ke rumah sakit.

Bagi umat Muslim di AS, ketiga pria itu adalah pahlawan yang membela mereka di tengah kebencian terhadap Muslim dan pendatang di negara itu.

“Saya sangat bersyukur menjadi seorang Muslim, bersyukur sebagai Portlander. Kedua wanita itu bisa saja menjadi korban, tapi tiga pahlawan ini datang dan menyelamatkan mereka,” kata Muhammad A. Najieb, imam di masjid Portland.

Komunitas Muslim AS langsung menggalang dana bagi para korban dan keluarga mereka melalui internet. Total dana yang terkumpul pada Minggu telah mencapai 300 ribu dolar AS, hampir Rp 4 miliar.

“Kami membalas kebencian dengan cinta, kejahatan dengan kebaikan, seperti yang diajarkan agama kami, dan mengirim pesan kasih sayang dengan tindakan,” bunyi tulisan dalam aksi donasi itu.

Sementara itu Christian didakwa atas kasus pembunuhan, intimidasi, dan kepemilikan senjata ilegal. Penyelidikan polisi menunjukkan bahwa dia memiliki paham neo-Nazi dan sayap kanan yang ekstrem.

 

Baca juga : Para Mahasiswa Non Muslim Lindungi Rekan-rekannya yang Salat Jumat

 

 

Sumber berita Inilah Dua Pria yang Tewas Karena Selamatkan Muslimah di Amerika : kumparan

Mister

Recent Posts

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…

13 jam ago

Ramai Jokowi Dikabarkan Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…

13 jam ago

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…

14 jam ago

Publik Penasaran, Ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang Anak

Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…

17 jam ago

Nanik Ungkap rencana coret Anak Orang Kaya dari Program MBG

Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…

2 hari ago

Pemadaman Listrik Bukan Akibat Batu Bara Langka, Kata Bahlil

Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…

2 hari ago

This website uses cookies.