Nasional

JJPI Mencatat 10.482 Anak Menjadi Korban Keracunan MBG

JPPI mencatat 10.482 anak menjadi korban keracunan MBG

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sebanyak 10.482 anak menjadi korban keracunan dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Data tersebut JPPI sejak dimulainya program andalan Pemerintahan Prabowo-Gibran itu pada awal tahun ini hingga hari ini.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji menjelaskan, tingginya korban keracunan menjadi alasan yang kuat bagi pemerintah untuk segera menghentikan program tersebut.

Dia bilang, kendati Bidang Gizi Nasional (BGN) telah menonaktifkan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Senin, 29 September 2025.

Namun, angka keracunan tidak menunjukkan tren penurunan.

Sepekan pascapenutupan sebagai SPPG 29 September- 3 Oktober 2025 jumlah korban keracunan justru naik menjadi 1.833 anak.

Angka itu lebih tinggi dari rata-rata korban mingguan selama September yang mencapai 1.531 anak/minggu.

“Dengan data ini, kita bisa simpulkan, penutupan sebagian SPPG sama sekali tidak efektif. Selama dapur MBG masih beroperasi, korban akan terus berjatuhan.” kata Ubaid Matraji.

“Karena itu, BGN harus segera menghentikan seluruh SPPG di Indonesia sebelum korban bertambah lebih banyak,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, upaya penutupan sebagian SPPG tidak akan menyelesaikan masalah keracunan anak dalam Program MBG.

Sebab masih ada ribuan dapur lainnya yang dinilai dapat berpotensi menimbulkan keracunan yang sama.

Ubaid mendesak agar seluruh SPPG dihentikan sementara, bukan hanya yang bermasalah secara terbuka.

Sebab akar masalah MBG, katanya jauh lebih kompleks daripada sekadar kasus keracunan.

Seperti mulai dari lemahnya standar pengawasan, distribusi bahan pangan yang tidak layak, hingga menipulasi data pelaporan.

“Sayangnya, desakan SPPI ini tidak digubris oleh BGN. Akibatnya, meskipun beberapa SPPG ditutup, korban anak terus berjatuhan, bahkan meningkat,” ungkapnya.

JPPI menegaskan, keselamatan anak jauh lebih penting daripada pencitraan kebijakan.

Karena itu hentikan semua dapur MBG sekarang juga.

Jangan biarkan meja makan anak Indonesia berubah menjadi meja darurat rumah sakit.

Baca juga: KDM tegaskan akan hentikan program MBG di Jawa Barat
Penguin

Recent Posts

KDM Hentikan Proyek Besar Data Center AI Jatiluhur, Kenapa?

KDM hentikan proyek besar daya center Ai Jatiluhur, kenapa? Pembangunan data center kecerdasan buatan (AI)…

6 jam ago

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Begini Pesan Prabowo

Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres, begini pesan Prabowo Rocky Gerung kini resmi menjadi bagian dari…

6 jam ago

Lolos Final, Justin Hubner Sebut Shin Tae-yong & John Herdman

Lolos final, Justin Hubner sebut Shin Tae-yong & John Herdman Langkah Timnas Indonesia menuju partai…

17 jam ago

Daftar Lengkap Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo

Daftar lengkap anggota Wantimpres yang baru dilantik Prabowo Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk jajaran baru…

19 jam ago

Garuda Resmi Melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda resmi melawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian…

1 hari ago

Erick Thohir Ungkap Bangga Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final

Urick Thohir ungkap bangga usai Timnas Indonesia lolos ke final Erick Thohir langsung memberikan respons…

1 hari ago

This website uses cookies.