Olivia Nathania Ungkap Keberatan atas Tuntutan ganti Rugi CPNS Bodong Senilai Rp8,1 Miliar
Olivia Nathania menyatakan keberatan atas tuntutan ganti rugi sebesar Rp8,1 miliar dalam perkara penipuan rekrutmen CPNS bodong yang menyeret namanya.
Melalui kuasa hukum, Olivia Nathania menilai nominal tersebut tidak sesuai dengan kerugian yang telah ditetapkan dalam putusan pidana.
Kuasa hukum Olivia, Wndo Batserin, menjelaskan bahwa nilai kerugian yang diakui dalam keputusan pengadilan pidana harga sebesar Rp600 juta.
Karena itu, pihaknya menolak apabila kliennya diwajibkan membayar ganti rugi dengan nominal yang jauh lebih besar dari angka tersebut.
Menurut tim kuasa hukum, tanggung jawab yang harus dipenuhi Olivia seharusnya merujuk pada fakta hukum yang telah berkekuatan tetap.
Hal sama juga disampaikan oleh pengacara lainnya, Beny Daga, yang menegaskan bahwa pertanggungjawaban kliennya seharusnya mengikuti nilai kerugian yang sudah diputuskan dalam perkara pidana.
Mereka juga menilai tuntutan ganti rugi Rp8,1 miliar tidak relevan dengan putusan sebelumnya.
Oleh sebab itu, pihak Olivia juga menyatakan tidak dapat memenuhi tuntutan yang dianggap berada di luar konteks keputusan pengadilan tersebut.
Tak hanya itu, tim kuasa hukum mengaku lagi mengkaji kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik penipuan tersebut.
Mereka menilai tidak adil apabila seluruh tanggung jawab dibebankan hanya kepada Olivia.
Dituduh netizen gunakan APBD untuk Umrah, Om Zein klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau…
Eks Bupati Gowa Sitti Husniah ditahan terkait dugaan korupsi Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang,…
Viral, Orang Tua Diduga Bersikap Kasar kepada Dua Balita di Lift Video dari kamera pengawas…
Tombol SOS tak sengaja tertekan, penumpang langsung panik Penumpang Commuter Line mendadak bunyi alarm setelah…
Minta uang beli narkoba, pemuda ini diduga aniaya ibu kandung Laporan warga mengenai dugaan kekerasan…
Kabar duka, mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto meninggal Kabar meninggalnya mantan Panglima Tentara Nasional…
This website uses cookies.