Nasional

Wakapolri: Dari 13 Isu Penyerangan pada Ulama, Hanya 2 yang Fakta

Wakapolri: Dari 13 Isu Penyerangan pada Ulama, Hanya 2 yang Fakta

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menyebut peristiwa penyerangan kepada kiai atau pemuka agama di beberapa daerah belakangan ini lebih banyak mengandung hoaks ketimbang fakta.

“Seperti di Jawa Barat dikabarkan ada 13 kasus penyerangan terhadap pemuka agama, tapi setelah ditelusuri hanya ada dua. Yang 11 adalah hoaks. Di Jawa Timur hanya ada dua. Dari semua yang diberitakan lebih banyak adalah hoaks,” ujar Wakapolri usai bertemu dengan ulama di Masjid Polda Jatim Surabaya, Rabu (21/2) seperti dilansir Antara.

Akibat maraknya isu tersebut, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin agar Polri concern menangani isu ini.

“Jadi ini masalahnya isu hoaks walaupun ada kejadiannya,” tuturnya.

Tidak Ada Pesantren di Bogor Diserang Orang Sakit Jiwa

Dia menjelaskan, sebagai bentuk keseriusan polisi, pihaknya telah menurunkan tiga tim satuan tugas. Tim itu sudah dari tiga minggu yang lalu diturunkan di daerah yang isunya berkembang pesat seperti di Jabar, Jatim dan DIY Yogyakarta.

“Isunya besar di tiga daerah ini. Setelah dapat perintah langsung tinda klanjuti dengan ke Jabar. Tadinya mau ke Yogyakarta tapi langsung dan ke Jatim karena kiai sudah menunggu,” jelas Syafruddin.

Kedatangannya ke Jawa Timur pun guna mensupervisi kerja dari wilayah yakni Polda dan jajarannya, maupun satgas yang turun. Dirinya mengungkapkan, pelaku penyebar kabar bohong sudah diketahui polisi.

“Isu yang dibangun oleh orang tertentu, sudah ketahuan siapa pelakunya dan akan dikembangkan. Pelaku akan dijerat UU ITE, karena mendesain informasi hoaks. Bukan karena mendesain penyerangan itu (kepada pemuka agama),” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar mengatakan, terkait isu penyerangan kepada kiai, pihaknya sudah memberi klarifikasi kepada santri agar tak ada aksi balasan.

“Santri kan biasa mengamankan kiainya. Walaupun kiai sendiri tidak ada masalah. Semua isu itu harus melalui klarifikasi. Agar tidak ada kejadian itu lagi, kiai akan mendinginkan santri,” kata dia.

KH Hakam Mubarok dan Kapolres Lamongan

Dia menegaskan, kondisi di sejumlah ponpes di Jawa Timur sampai saat ini masih aman-aman saja, meskipun pemberitaan terkait penyerangan kiai semakin besar.

“Buktinya para kiai datang ke Polda beberapa kali selama seminggu dan aman-aman saja. Itu sudah risiko kiai. Ujiannya berat, tapi dengan ketenangan dan kepasrahan total agar menciptakan ketenangan kepada masyarakat,” ucapnya.

 

 

Baca juga : 11 Penyebar Hoaks Penyerangan Rumah Ibadah dan SARA Ditangkapi

 

 

Sumber berita Wakapolri: Dari 13 Isu Penyerangan pada Ulama, Hanya 2 yang Fakta : kumparan.com

Mister

Recent Posts

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

7 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

Kabar Mengejutkan Bunda Corla Dipecat dari Kerjanya di Jerman

Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…

3 hari ago

This website uses cookies.