Wapres Gibran pimpin diplomasi bilateral di KTT G20 Johannesburg
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sedang menjalani rangkaian agenda diplomatik di sela penyelenggaraan KTT G20 2025 di Johannesburg, Afrika Selatan.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Gibran memimpin sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin negara dan organisasi internasional.
Menurutnya, pertemuan itu melibatkan Perdana Menteri Turki, Perdana Menteri Vietnam, Presiden Argola yang juga Ketua Uni Afrika, Presiden Finlandia, hingga Direktur Jenderal WTO dan Sekretaris Jenderal UNCTAD.
Ia juga menjelaskan, seluruh sesi berlangsung secara intens dan formatnya berupa pull aside meeting.
Selain itu, Gibran mewakili Indonesia dalam MIKTA Leaders’ Gathering bersama Meksiko, Korea Selatan, Turki, dan Australia.
Dalam forum itu, Indonesia menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Korea Selatan di MIKTA tahun ini.
Dan juga menyatakan dukungan untuk Australia yang akan memegang tongkat estafet pada 2026.
Airlangga mengatakan Gibran menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi global yang adil dan inklusif, termasuk melalui pembiayaan internasional yang lebih mudah diakses negara berkembang.
Indonesia, kata dia, mendorong inovasi pembiayaan, penghapusan utang, hingga pembangunan ekonomi hijau.
“Salah satu contoh solusi digital sederhana yang dilakukan Indonesia dan berbiaya rendah. Itu salah satunya QR (QRIS), dan QR ini diadopsi oleh berbagai negara di Asia. Bahkan negara lain Jepang maupun di Korea,” katanya.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.