Oknum guru di Subang rekam bawah rok siswi, Dedi Mulyadi murka
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara mengenai video viral yang memperlihatkan dugaan aksi tidak pantas seorang oknum guru terhadap siswi di Subang.
Kejadian tersebut diduga terjadi ketika seorang siswi kelas X SMA Negeri 1 Pagaden datang ke SMP Negeri 2 Pagaden untuk mengambil ijazah.
Dedi Mulyadi mengatakan telah mengecek informasi mengenai kejadian yang berlangsung pada 24 September 2026 itu.
Dari hasil penelusuran, guru yang diduga terlibat diketahui mengajar di SMPN 2 Pagaden.
Dalam video yang beredar, siswi tersebut terlihat sedang mengurus dokumen sambil berdiri.
Di dekatnya terdapat seorang guru laki-laki yang berada dalam posisi jongkok sambil diduga mengarahkan kamera ponselnya ke bagian bawah rok siswi.
Situasi tersebut disebut berlangsung ketika siswi datang mengambil ijazah SMP karena sebelumnya bersekolah di SMPN 2 Pagaden.
Guru itu kemudian diduga berusaha menyamarkan tindakannya dengan berbincang bersama sejumlah siswa lain.
Ketika siswi tersebut menoleh, ponsel yang sebelumnya diduga diarahkan kepadanya segera diamankan.
Siswi itu disebut tidak menyadari dugaan tindakan tersebut dan masih sempat bersalaman sebelum meninggalkan lokasi.
Menanggapi kasus tersebut, Dedi meminta Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto segera melakukan penyelidikan.
Ia juga mendorong agar proses hukum berjalan apabila ditemukan unsur pelanggaran.
Dedi menilai dugaan tindakan tersebut menyangkut privasi siswi dan tidak seharusnya dilakukan oleh seorang tenaga pendidik.
Ia meminta kasus tersebut ditangani secara serius hingga tahap penindakan sesuai aturan yang berlaku.
Selain kepolisian, Dedi meminta Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi melakukan investigasi dari sisi pemerintahan.
Ia juga mendorong pemberian sanksi tegas, termasuk kemungkinan pemberhentian jika oknum tersebut berstatus ASN atau PPPK Paruh Waktu.

