Nasional

Ormas di Bekasi Akui Miliki Ambulans GARIS Terkait Aksi 22 Mei

Ormas di Bekasi Akui Miliki Ambulans GARIS Terkait Aksi 22 Mei

Gerakan Rijalul Islam (GARIS) di Bekasi mengaku sebagai pemilik ambulans yang kini ditahan Polisi terkait Aksi 22 Mei. Ambulans yang sebelumnya disebut polisi milik ormas Gerakan Reformis Islam (GARIS) Cianjur itu diklaim membawa busur, panah, dan bambu runcing.

Polisi juga menyebut ormas GARIS sebagai pemilik ambulans tersebut terafiliasi dengan ISIS.

Ketua Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Bekasi, Maulana Alhamdani membenarkan bahwa mobil ambulans yang ditahan adalah milik ormas yang dipimpinnya. Karena itu ia menegaskan polisi salah tangkap dalam kasus ini.

“Ya, ditahan, salah tangkap,” kata Maulana.

Seperti diketahui, Ketua GARIS di Cianjur, Chep Hernawan memang pernah diidentikkan dengan ISIS karena kiprahnya dalam beberapa waktu lalu. Chep pernah mengaku sebagai Presiden Regional ISIS Indonesia, ditangkap pada 2014 di Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Ia ditangkap bersama 6 orang lainnya.

Ketua Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Bekasi, Maulana Alhamdani

Sementara itu Koordinator aksi Gerakan Rijalul Islam (GARIS) Bekasi Nahruji Yusuf membantah ada busur panah dan bambu runcing dalam ambulans. Menurutnya hal itu hanya klaim polisi.

“Dan tidak ada bukti bahwa ada busur dan bambu runcing di ambulans umat kami,” kata dia.

Menurutnya, ambulans yang kini ditahan polisi tersebut mulanya digunakan untuk membawa logistik untuk sejumlah orang yang menyampaikan aspirasi pada 22 Mei. Nuroji membantah aksi yang dilakukan GARIS berdasarkan pesanan politik tertentu.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian menemukan busur dan bambu runcing di ambulans berlogo GARIS yang diamankan saat kerusuhan Aksi 22 Mei. Mobil berwarna hijau itu ditemukan di belakang Gedung Bawaslu, Jakarta.

Ambulans itu bernomor polisi B 1132 KIX. Namun kini kendaraan medis itu telah disita sebagai barang bukti.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan ambulans tersebut digunakan untuk mengelabui polisi dan masyarakat yang bertugas.

Dari ambulans itu didapatkan dua orang yang telah ditetapkan tersangka. Mereka berperan sebagai sopir dan kernet yang membagikan uang, busur serta bambu runcing kepada perusuh.

Terkait dugaan salah tangkap ini, Polisi belum memberikan klarifikasi. CNNIndonesia.com sudah menghubungi Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo namun yang bersangkutan belum merespons.

 

Baca juga: Beredar Video Viral Pembagian Duit Massa 22 Mei Dari Ambulance, Ini Komentar Warganet

 

Sumber Berita Ormas di Bekasi Akui Miliki Ambulans GARIS Terkait Aksi 22 Mei: Cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…

14 jam ago

Ramai Jokowi Dikabarkan Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…

14 jam ago

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…

15 jam ago

Publik Penasaran, Ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang Anak

Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…

18 jam ago

Nanik Ungkap rencana coret Anak Orang Kaya dari Program MBG

Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…

2 hari ago

Pemadaman Listrik Bukan Akibat Batu Bara Langka, Kata Bahlil

Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…

2 hari ago

This website uses cookies.